Showing posts with label penjara. Show all posts
Showing posts with label penjara. Show all posts

Sunday, October 25, 2015

Ratu Penjara Kontes Kecantikan Dari Brazil

Ratu Penjara Kontes Kecantikan Dari BrazilRatu penjara kontes kecantikan dari Brazil, kntes kecantikan bagi narapidana perempuan ini digelar di negara bagian Pernambuco, Brasil baru-baru ini. Layaknya kontes kecantikan, mereka dinilai pengetahuan umum, penampilan, perilaku dan tentu saja kecantikannya. Ada 12 perempuan yang masuk final. Puncak acaranya dibuat spesial dan dilakukan bukan di dalam penjara, tapi gedung pertemuan di markas polisi militer.


Dan pemenangnya malam itu adalah Rebecca Rhaysa Suelen Guedesin, 19 tahun. "Senang rasanya melupakan masa-masa kurungan, sayangnya hanya satu malam dan aku harus kembali ke balik jeruji," kata Guedesin.

Guedesin tengah menjalani hukuman seumur hidup. Ia terbukti bersalah karena membunuh. Namun Guedesin membantahnya. "Aku tak pernah membunuh siapapun, aku akan mengajukan banding dalam waktu dekat, aku harap sebentar lagi aku bisa hidup normal lagi," katanya.

Yang jelas, kata Guedesin, dia senang dianggap cantik dan bisa terpilih jadi ratu kecantikan. "Tapi kenyataannya aku belum punya pacar saat ini, aku hanya fokus agar bisa keluar dari penjara," ujarnya.

Dinobatkan sebagai ratu kecantikan, Guedesin mendapat hadiah pelatihan kerja dan uang Rp 5,5 juta. Sedangkan juara II, Ark D'Juana mendapat hadiah Rp 4,1 juta dan juara III diraih oleh Inabel Priscila dos Prazeres yang mendapat hadiah Rp 2 juta.

Kontes kecantikan ini dibuat oleh Kementerian Sosial dan Hak Asasi Manusia Brasil. "Penjara bisa menjadi sangat abu-abu dan tidak menyenangkan, dengan kontes ini bisa memberikan warna bagi para narapidana," kata salah seorang pejabat kementerian itu. 

Friday, September 25, 2015

Warga Singapura Dipenjara 4 Tahun Karena Main Sabun



















Seorang pengawas di perusahaan konstruksi dengan sejarah main sabun hari Senin (21/9) dihukum penjara empat tahun karena menyuap seorang pelatih asing dan para pemain di Singapura dalam upaya mengatur pertandingan sepakbola pendahuluan untuk Southeast Asian Games.
Rajendran R. Kurusamy, 55, mengaku salah bertemu manajer tim Timor Leste, Orlando Marques Henriques Mendes, di Singapura tanggal 28 Mei dengan bantuan seorang wasit Indonesia dan mantan pemain Timor Leste.
Mendes, yang juga direktur teknis Federasi Sepakbola Timor Leste, ditawari S$15.000 (US$10.700) oleh Rajendran untuk mengatur angka nol-nol selama 20 menit dalam pertandingan babak pertama melawan Malaysia, sebelum kalah beberapa gol. Mendes diduga menerima suap tersebut. Rajendran juga menawarkan membayar sedikitnya tujuh pemain, masing-masing S$4.000.
Keempat pria tersebut ditahan oleh Biro Penyelidikan Praktik Korupsi sebelum pertandingan tanggal 30 Mei malam hari. Malaysia menang 1-0. Timor Leste kemudian menduduki posisi ke lima di kelompok berisi enam tim dan gagal masuk kualifikasi ke semifinal.
Wakil jaksa penuntut Nicholas Khoo menyebut Rajendran sebagai "pemain sabun dengan jumlah tuduhan terbanyak" di negara itu.
Tahun 1997, Rajendran dihukum 27 bulan penjara karena mencoba menyuap tiga pemain Liga-S lokal.
Dua tahun kemudian, ia kembali mendapat hukuman 24 bulan penjara karena sepakat memberi sipir penjara $20.000 untuk menyelundupkan ponsel. Rajendran menggunakan ponsel itu untuk memasang taruhan bola dan panggilan pribadi yang ilegal.
Rajendran juga memiliki sejarah bekerja dengan pemain sabun terkenal di Singapura, Wilson Raj Perumal.
Sementara itu, wasit Indonesia Nasiruddin dihukum 30 bulan penjara pada 21 Juli.
Hukuman maksimal untuk korupsi di Singapura adalah penjara lima tahun dan denda S$100.000.