Showing posts with label sadis. Show all posts
Showing posts with label sadis. Show all posts
Wednesday, November 11, 2015
Bertepuk Sebelah Tangan Sih! Maniak Film Porno Cabut Nyawa Janda Muda
Mungkin ini perlunya status dan kepastian dalam sebuah hubungan asmara. Bisa aja ngakunya pacaran, tapi apa yang di mulut bisa lain di hati kan.
Jadi IH (16), warga Desa Lemang, Kab. Kepulauan Meranti, Riau berpacaran dengan Ramlah (25). Dibantu AZ (16), keduanya nyabut nyawa Ramlah karena IH menduga kekasihnya itu selingkuh dan nolak pas diajak bercinta.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwan Pandra juga bilang kalo dari hasil pemeriksaan, sebelum ngebunuh, IH sempat merkosa Ramlah. Perbuatannya tersebut terinspirasi film porno yang sering ditonton di ponselnya.
"Tersangka mengaku begitu, ini akan kita kembangkan lagi," kata Pandra.
Mayat Ramlah pun kemudian dikubur di gudang Pelabuhan Peranggas tanpa busana dengan leher dan tangan terikat. Mayatnya ditemukan anak-anak yang lagi bermain di sekitar lokasi, karena kaki korban gak ikut terkubur.
Sial juga si IH, coba kakinya ikut dikubur, kayaknya bakal tetep ketemu deh. Abisnya dikubur, bukan dibakar.
Label:
diperkosa dan dibunuh,
filmporno,
pembunuhan,
pemerkosahan,
sadis,
terinspirasi dari video porno,
video porno
Sunday, October 25, 2015
Gadis Cantik Dijebak Ibu Hamil Dibunuh dan Diperkosa
Gadis cantik dijebak ibu hamil lalu diperkosa si suami ibu hamil tersebut. Sungguh ibu hamil yang nggak punya hati nurani betul. Seorang perawat muda yang masih berusia 17 tahun, Hu Yixuan, menjadi korban penjebakan dan pembunuhan penuh intrik yang dilakukan oleh sepasang suami istri. Ironisnya, istri pelaku saat itu sedang dalam keadaan mengandung.Sebagaimana seorang ibu hamil, sebisa mungkin biasanya mereka selalu berbuat kebaikan agar sang anaknya kelak senantiasa meniru kebaikan itu. Namun wanita pelaku penjebakan ini memanfaatkan kehamilannya untuk menjebak Hu Yixuan dengan berpura-pura merasa kesakitan.
Melihat kondisi ini, Hu Yixuan reflek membantunya. Perawat muda ini bahkan masih sempat mengirimkan pesan sebelum dia meninggal via WeChat, "Aku sedang membantu bibi yang sedang hamil." Dalam pesan WeChat nya.
Namun siapa sangka setelah itu Hu Yixuan dijebak dan dibunuh dengan kejam. Kejadian ini terekam di CCTV saat sang ibu hamil dan suaminya membawa sebuah koper besar yang diduga berisi tubuh perawat bernasib malang tersebut.

Kini pembunuh ditangkap dengan motif pembunuhan yang sungguh sadis. Menurut tetangga pelaku, pasangan pembunuh ini sudah berpisah akibat sang wanita ketahuan tidur dengan pria lain. Namun wanita tersebut ingin memenangkan hati suaminya kembali dengan berjanji akan membawakan gadis perawan untuk berhubungan seks dengannya.
Label:
dijebak,
ibu hamil,
pembunuhan,
pemerkosahan,
sadis
Tuesday, October 6, 2015
Gadis Cantik Dibunuh Karena Memutuskan Cinta
Hanya karena memutuskan cinta kekasihnya, gadis cantik ini dibunuh dengan sadis. Gara-gara cintanya ditolak, pria ini dengan sadis membantu gadis cantik ini. Kini polisi sudah mengamankan barang bukti yang digunakan tersangka AW untuk membunuh Aztry Akay dengan 10 tikaman. Aztry ditemukan tewas mengenaskan.
Sehari kemudian, AW diamankan, bersama barang bukti berupa kaus, celana dan pisau yang digunakan untuk eksekusi mahasiswi STT Parakletos Tomohon ini. Pisau tersebut bentuknya kecil tapi runcing, masih terlihat sisa-sisa darah yang mengering di pisau tersebut. Aztry adalah mantan kekasih AW.
Dari apa yang dilansir Tribun Manado, AW tak terima atas pemutusan hubungan kasih mereka, apalagi saat ini Aztry sudah memiliki kekasih baru. Dibakar api cemburu, AW menikam secara brutal mahasiswi cantik di gasebo Auditorium Bukit Inspirasi. Aztry Akay merupakan mahasiswi yang cantik dan dikenal baik oleh rekan-rekannya.
Mereka tak menyangka Aztry tewas dengan cara yang sangat mengenaskan. AW mantan pacar memiliki wajah yang tampan dan alim, banyak tak menyangka hal tersebut terjadi. Informasi yang diterima Tribun Manado. AW mengakui telah membunuh Aztry Akay.
Kapolsek Likupang APK Saguh Rianto menjelaskan, tertangkapnya tersangka John Angga Leonardo Wayong berawal dari laporan warga ada pria mencurigakan di Desa Purisan. Saat ditangkap, tersangka tidak bisa menunjukkan identitas. Tersangka juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan sepeda motornya.
Akhirnya polisi membawanya ke Polsek Likupang untuk di interogasi. Selama interogasi, ia tak mengakui memiliki keterkaitan dengan penemuan mayat di Tomohon. Namun saat polisi melakukan pencocokan data wajahnya di media sosial, dan akhirnya cocok dengan foto-foto tersebut, tersangka pun tak bisa mengelak.
"Tersangka belum mengungkapkan motif pembunuhan tersebut. Tapi dari keterangan sementara, korban memutuskan hubungan cinta dengan tersangka," ujar Rianto. Malam itu juga, Buser Polres Tomohon menjemput Angga Wayong. Saat tiba, tersangka digelandang oleh Tim Buser dipimpin KBO Reskrim Ipda Arie Hasan dalam kondisi muka tertutup kaos hitam.
Ia hanya mengenakan celana pendek dan kaos berwarna hitam. "Saat ditangkap ditemukan bercak darah. Ini masih dijadikan petunjuk, belum menjadi alat bukti. Kami masih mendalami kasus ini," kata Kasat Reskrim AKP Dermanto.
Label:
dibunuh pacar,
gadis cantik,
pembunuhan,
putus cinta,
sadis,
unik
Tuesday, September 29, 2015
Malu Karena Anak Ketahuan Mencuri, Ayah Tega Mencekik Sang Anak Hingga Meninggal
Pada dasarnya, kewajiban orang tua adalah menjaga dan melindungi buah hati. Namun sayang, saat ini tidak sedikit orang tua yang justru melukai bahkan membuat buah hati meninggal dunia. Ketika orang tua berbuat kejam terhadap anak, bisa jadi karena memang orang tua tersebut jahat atau karena anak memang tak bisa dinasehati dan bisa dibilang nakal. Dan hal ini bisa membuat orang tua kehilangan kesabaran. Walau begitu, anak maupun orang tau seharusnya bisa sama-sama menahan amarah dan saling melindungi satu sama lain.
Dikutip dari laman dailymail.co.uk, seorang ayah di Jerman bernama Asadullah Khan 51, sedang diadili karena terbukti dan mengakui bahwa ia bersama sang istri bernama Shazia telah mencekik putrinya Lareeb (19) hingga meninggal dunia di rumah mereka. Insiden ini sendiri terjadi karena Asadullah merasa marah, kecewa dan malu setelah putrinya tersebut ketahuan mencuri kondom. Diperkirakan, Lareeb mencuri kondom untuk digunakan sebagai alat kontrasepsi saat ia berhubungan intim dengan pacarnya di Jerman.
Sebelumnya, orang tua Lareeb melarang gadis tersebut berhubungan dengan pacarnya. Asadullah ingin anak-anaknya tidak pacaran. Ia mengaku telah memiliki calon untuk putrinya. Ia mengatakan jika putrinya akan dijodohkan dengan pria pilihannya. Namun, ternyata Lareeb tidak mendengar nasehat orang tuanya. Ia tetap pacaran dan melanggar nasehat dari sang ayah. Ia bahkan telah melepas jilbabnya dan tak pulang ke rumah selama beberapa hari. Bahkan, ada seorang polisi yang datang ke rumahnya untuk mengatakan bahwa Lareeb telah ditangkap karena ketahuan mencuri kondom.
Merasa marah dan sangat kecewa, pada suatu malam saat Lareeb tidur pulas di kamarnya. Asadullah bersama sang istri mendatangi kamarnya. Asadullah lalu mencekik putrinya hingga tak bernafas lagi. Kepada hakim di pengadilan, istrinya Shazia mengaku bahwa ia tak bisa mencegah suaminya melukai putrinya. Ia hanya bisa terdiam melihat apa yang telah dilakukan suami. Meski berat, sebagai istri yang patuh pada suami, ia menurut dengan apa yang dilakukan suaminya.
Tahu putrinya sudah tak bernyawa, keduanya lalu membuang jasad putrinya di sebuah tanggul di Kota Darmstadt untuk menghilangkan jejak pembunuhan itu. Saat di pengadilan, Asadullah menetes air mata penyesalan karena telah membunuh putrinya. Ia mengatakan "Saya tahu saya salah. Saya mengakui bahwa saya memang membunuhnya. Ia telah mencoret nama baik keluarga kami. Saya sayang kepadanya. Namun, ia telah membuat keluarga besar kami malu."
Sumber lain yakni mirror.co.uk menyebutkan jika keluarga ini berasal dari Pakistan. Mereka ingin agar putrinya menikah dengan pria yang seiman dengannya dan akan dinikahkan di Pakistan suatu saat nanti. Namun, karena menolak pernikahan itu dan memilih pacaran dengan pria asing asal Jerman, keluarga ini sangat marah pada putrinya hingga pembunuhan ini pun terjadi.
Ladies, sungguh peristiwa yang tragis ya. Tentu kita semua berharap bahwa peristiwa seperti ini tak pernah terjadi lagi. Agar orang tua dan anak bisa saling menghargai dan melindungi satu sama lain, pastikan untuk memiliki komunikasi yang baik antar keduanya. Pastikan pula bahwa orang tua bisa lebih sabar ketika mendapati buah hati melanggar nasehatnya. Bicarakan baik-baik apa yang orang tua inginkan dari anak. Namun ingat, pastikan apa yang orang tua inginkan semata-mata untuk kebaikan dan kebahagiaan anak nantinya.
Label:
bunuh anak kandung,
kriminal,
orang tua,
pembunuhan,
pencurian,
sadis
Subscribe to:
Posts (Atom)


