Showing posts with label film porno. Show all posts
Showing posts with label film porno. Show all posts

Wednesday, November 11, 2015

4 Alasan Kenapa Hidup di Dunia Film Porno Itu Gak Seindah yang Kamu Kira




















Kalo kamu lagi ngayal-ngayal, pasti ngayalnya sering gak jauh-jauh dari perbokepan. Enak kayaknya ya, tinggal di dunia yang ada di film bokep. Semua hal sepertinya diselesein dengan secks. Kamu gak bikin pr, nge-secks. Kamu gak bisa bayar kontrakan, nge-secks. Lagi di jalan, tau-tau ada cewek masuk mobil van kamu dan nge-secks bareng sama temen-temen kamu. Wuih asik banget ya nge-secks mulu.
Tapi coba deh kamu ngayalnya pake logika dikit. Sebenernya hidup di dunia film porno itu gak seindah khayalan kamu lho. Ini nih kenapanya.

Kamu Gak Bakal Laku

Di dunia porno, semua orang keliatan cantik dan ganteng. Gak cuma itu, body mereka juga bagus-bagus, dan onderdilnya juga mantep-mantep. Coba sekarang kamu ngaca. Okelah, kata Mama kamu ganteng. Tapi selain Mama kamu, siapa lagi yang bilang kamu ganteng? Coba sandingkan foto kamu sama foto bintang porno favorit kamu. Jomplang pasti. Gak cocok. Bagaikan langit dan genangan air bekas kencing monyet. Terus coba liat bodi dan onderdil kamu. Perut gelambiran gitu mau ngelawan bintang-bintang porno laki yang sixpack. Sedotan kamu yang cuma 10 cm itu mau ngelawan uler kobra 20 cm? Yang bener aja bro.

Masalah Gak Ada yang Selesai 

Seperti yang tadi MBDC bilang di awal, di dunia film porno, semuanya ujung-ujungnya nge-secks. Ada cewek gak bisa bayar kosan/kontrakannya, malah nge-secks dengan si Bapak kos/kontrakannya. Ada cewek kerjanya gak becus, trus nge-secks lah sama Bosnya. Kamu gak bikin tugas, lalu Bu dosen sexy tiba-tiba meminta gantinya dengan secks. Semuanya ujung-ujungnya nge-secks. Semua senang.
Yang bener, seneng?
Iya mungkin dengan nge-secks, pihak-pihak yang terlibat masalah bisa mendapatkan kesenangan sementara yang fana. Tapi itu gak menyelesaikan masalah. Mungkin dengan nge-secks dengan Bapak kos, dia mau nombokin uang kos dulu. Kalo cuma sebulan dua bulan ya bolehlah ya. Tapi kalo terus-terusan, bangkrut juga dong. Lagian kan itu duit dipake buat bayar listrik, aer, internet, dsb biar kosannya layak huni. Kalo gak ada duit pemasukan dari penghuni, bayarnya pake apa? Pake secks juga?
Terus itu tadi karyawan gak bener, bukannya dipecat malah nge-secks. Emang kalo abis nge-secks, kerjaan jadi bener? Gak kan. Perusahaan tetep rugi kan? Kalo perusahaan rugi, bayar gaji pake apa? Pake secks juga? Yang bener aja bro.
"Kamu mau aku pecat atau gigit kupingnya?""Kamu mau aku pecat atau gigit kupingnya?"
sumber foto: richardcrouse.ca

Kalo Janjian Pasti Ngaret

Orang-orang di dunia bokep itu gak kenal waktu dalam urusan nge-secks. Gak siang, gak malem, gak orang lagi mandi, orang lagi di kantor, semua bisa dipake buat waktu nge-secks. Terus sekali mereka nge-secks, lama kan, bisa 30 menit sampe 1 jam lebih. Apalagi kalo rame-rame, lebih lama lagi. Nah ini imbasnya ya orang-orang di dunia porno pasti gak ada yang tepat waktu, karena semua aktivitas mereka pasti keganggu sama secks yang super spontan.
Coba deh, kamu janjian mau meeting sama orang, tapi sebelomnya dia mau evaluasi anak buahnya yang cantik dan sexy tapi kerjaannya bedon. Pasti ngaret sejam-dua jam itu. Belom lagi nanti giliran meeting sama kamu, doi udah kecapean duluan gara-gara abis 3 ronde. Ato misalnya kamu janjian ngedate sama cewek gitu. Trus dia telat sejam. Pas ketemu, alesannya dia telat soalnya abis masuk mobil van terus main-main dulu sama cowok-cowok di van itu. Mau lanjut nge-date kalo udah gitu? Yang bener aja bro.
ngaret
sumber foto: heavy.com

Banyak yang Kena STD 

Tau STD kan? Sexually Transmitted Disease? Penyakit-penyakit yang kamu dapetin kalo suka gonta ganti pasangan. Misalnya Herpes, Sifilis, dan juga HIV-AIDS. Sebenernya semua ini bisa dihindari kalo nge-secks-nya pake pengaman. Tapi di dunia porno, mana ada yang pake pengaman. Semua hajar bleh aja !
Okelah, misalnya kamu orangnya gak suka ganti-ganti pasangan. Terus kamu nikah gitu sama orang dari dunia porno. Nah doi sih kemungkinan besar, sebagai warga dunia porno, pasti udah pernah main sama minimal ya 20 orang yang beda lah. Terus mainnya gak pake pengaman lagi. Palingan doi udah bawa STD lah, yang bakal ditularin ke kamu pas kamu nge-secks sama dia. Mau kayak gitu? Yang bener aja bro.
Jadi sekarang udah tau ya, sebenernya idup di dunia film porno tuh banyak gak enaknya. Jadi sekarang sebagai pemuda pemudi harapan bangsa, sebaiknya kamu jangan ngelamun-ngelamun jorok aja. Konsentrasi pada tugas kamu dan laksanakan dengan baik. Mari kita bangun bangsa ini bersama! MERDEKA!!!

Tuesday, November 10, 2015

Mitos atau Fakta: Nonton Film Porno Buat Otak Terganggu





















Selama ini beredar rumor yang mengatakan, orang yang sering menonton film porno, ada bagian di dalam otaknya akan terganggu. Maksud terganggu di sini, bukan lantas mereka menjadi gila, namun sesuatu yang membuat kinerja otaknya tak lagi berfungsi seperti biasa.
Bahkan, ada pula yang mengatakan bahwa kegiatan rajin menonton film porno bisa membuat ketagihan, nyandu seperti merokok. Benarkah?

Dokter Deffy Leksani dari laman Meetdoctor menjelaskan, menonton film porno memang memiliki banyak sisi negatif, bahkan kalau mau dilihat dari sisi agama, jelas ini membawa dosa.

“Nah, kalau dari sisi medis, kerugian sering nonton film porno, di antaranya pergeseran perilaku sikap. Orang yang sering nonton film biru, biasanya akan nyandu melakukan aktivitas buruk ini terus menerus. Otak kita, fungsinya selain bekerja mengatur tingkat intelegensia, juga mengatur tentang kebiasaan berperilaku, nah itu yang terganggu,” terangnya.

Deffy menyarankan, orang yang saat ini sering melakukan hal itu, mengurangi, bahkan kalau bisa menghentikan. “Ubahlah ke aktivitas yang lebih positif dalam hal menjaga kesehatan jiwa maupun raga, misalnya olahraga,” ujar sang dokter.

Friday, October 9, 2015

Ini Alasan Film Porno Jepang lebih Disukai daripada Porno Barat



















Bagi kalangan anak muda, film porno tidak lepas dari hiburan pemecah suntuk. Sebuah penelitian telah dilakukan oleh anak muda dari Indonesia mengenai film porno yang disukai pria Indonesia.

Muhammad Naufal Ridho, 2013 lalu telah mengemukakan fakta baru dan menarik. Naufal, yang saat itu masih kuliah di jurusan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, UGM membuat penelitian terhadap para penggemar film porno Jepang di kampusnya.

Naufal meneliti 4 penggemar Japan Adult Video atau film porno Jepang, dan semuanya sepakat bahwa film porno Jepang lebih menarik karena kreatif. Itulah alasan film porno Jepang lebih disukai daripada porno barat. Selain lebih kreatif, film porno barat tidak mempunyai ciri khas daripada film porno Jepang yang mempunyai ciri khusus.

Maksud dari ‘kreatif’ adalah adegan-adegannya membuat para penontonnya lebih deg-degan. Itu yang ada pada film porno Jepang. Ditambah lagi ceritanya lebih luas dan to the point. Bahkan beberapa inovasi lokasi adegan lebih bervariasi.

Mungkin masalah teknologi lebih maju barat, tapi Jepang lebih unggul dalam hal pembuatan film porno. Saat di barat sedang ngetren film porno dengan adegan di taksi maka Jepang lebih dahulu ada.

Mulai proses pemanasannya juga lebih khas, Naufal mengungkapkan bahwa pada film porno Jepang ada istilah time stopper atau si cewek diam lalu digilir oleh bintang porno pria. Itulah beberapa alasan film porno Jepang lebih kreatif.

Wajah Pemain Bantu Imajinasi

Dari segi kreativitas Jepang Adult Video (JAV) memang lebih unggul daripada film porno barat. Tidak hanya sampai disitu, film porno Jepang juga lebih disukai penggemarnya di Indonesia karena wajah-wajah pemain porno lebih mirip cewek Indonesia, sehingga mudah berimajinasi.

Berbeda dengan porno barat yang belum apa-apa sudah buka-bukaan, perpaduan kedekatan kebudayaan, kreativitas dan alur cerita menjadikan film porno Jepang lebih cocok untuk orang Asia.

Penlitian tentang film porno Jepang tersebut bukan asal-asalan, Muhammaf Naufal memasukkannya dalam tema skiripsi berjudul: JAPAN ADULT VIDEO (STUDI KASUS 4 MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA PENGGEMAR JAV).