Showing posts with label freebet. Show all posts
Showing posts with label freebet. Show all posts

Saturday, October 17, 2015

Saling Tatap Mata 1 Menit di Australia



IBOSPORT.COM - Mungkin terdengar aneh, tetapi sejumlah orang tampak duduk saling berhadapan sambil menatap mata masing-masing. Kegiatan ini digelar di Perth, dan beberapa kota besar lain di Australia.

Kegiatan tersebut diharapkan mengembalikan hubungan antarmanusia di ruang publik.
Sekitar 100 orang duduk berhadapan di kawasan Forrest Place, Perth dan saling menatap satu sama lain. Kadang mereka tertawa, ada pula yang menangis, semua memiliki ekspresi berbeda.

Kegiatan ini digagas oleh Liberators International yang berbasis di kota Perth, yang sudah menggelar beberapa kegiatan yang menekankan hubungan dan interaksi sosial antarindividu.

Di antara para peserta yang hadir adalah Daisy Kermode dan Rati Richards. Mereka berdua saling memandang selama lebih dari 10 menit.

"Saya membayangkan cerita kehidupan dari balik bola matanya. Saya benar-benar merasa tenang. Saya tidak melihat kesedihan atau kemarahan, yang terlihat hanya kebahagiaan dan ketenangan. Sempat saya melihat air matanya menetes, dan kemudian mata saya pun ikut berkaca-kaca," ujar Daisy seperti dikutip dari Australia Plus, Jumat (16/10/2015).

Rati mengakui,  acara tersebut sangat bagus untuk berinteraksi dengan orang asing.
Kegiatan interaksi sosial tersebut pertama kali digagas oleh seniman asal Serbia, Marina Abramovic, yang mengajak orang asing melakukan kontak mata selama satu menit di ruang galeri kosong miliknya.

Kegiatan ini sudah dua kali digelar di Perth, sebelumnya juga pernah dilakukan kegiatan yang sama di London dan Berlin. Kegiatan menatap orang asing yang digelar hari Kamis 15 Oktober juga diadakan di 140 kota secara bersamaan.

"Ada banyak manfaat luar biasa saat kita melakukan kontak mata," jelas Peter Sharp dari Liberator International.

"Perbedaan antara individu mulai memudar dan masing-masing mendapatkan sensasi yang mendalam, seolah Anda pernah kenal lama orang tersebut," kata Sharp.

Salah satu peserta lainnya adalah Ashwani Jain, asal India yang baru pertama kalinya mengunjungi Perth. Ia duduk berhadapan dengan Ainslie Kounis.

"Ini adalah pengalaman yang baik bagiku," kata Jain.
Sementara bagi Kounis, aktivitas itu merupakan pengalaman uniknya bersama orang asing.

"Hanya melihat dari hati ke hati tanpa mengatakan apa-apa," jelas Kounis.
Kegiatan yang digagas Liberator Internasional seperti interaksi sosial demi kebaikan, sebagian lewat tarian, dirancang untuk memecahkan masalah yang dihadapi saat ini, saat orang tidak lagi saling berinteraksi.

Tujuan kegiatan menatap orang asing adalah jawaban untuk dunia modern, di mana informasi video, teks dan suara telah memenuhi ruang publik. Karenanya, keheningan menjadi kunci.

"Kami benar-benar menyukai kegiatan yang murni bahwa mereka tidak akan mengambil apapun dari orang lain," ujar Sharp.

"Kami hanya mencoba untuk menciptakan keheningan dan menghubungkan warga."
Menurutnya saat ini setiap individu begitu sibuk melakukan banyak hal secara sendiri-sendiri, sehingga tidak punya waktu untuk bertatapan dengan orang lain.



Monday, October 5, 2015

Fakta dibalik PENGHENTIAN Film HEY , Arnold!!


Hampir setiap anak generasi 90-an pasti tahu kartun Nickelodeon "Hey Arnold". Acara ini bercerita tentang anak kecil dengan bentuk kepala yang aneh. Hal pertama yang kau ingat, keanehan dari kepala para karakternya. Kita akan kembali membahasnya nanti.

Aku ingin memberitahu sesuatu dulu. Acara ini bukanlah fiksi. Semuanya pernah terjadi. Itulah kenapa di acara tersebut banyak pelajaran hidup yang dapat kau ambil.

Arnold adalah anak laki-laki yang tinggal di sebuah kota 'fiksi'. Kota itu sebenarnya adalah New York. Daerah kumuh di New York, sudah jelas bahwa Arnold tinggal di kampung orang-orang minoritas. Ia hanya seorang yatim piatu malang yang tinggal dengan kakek neneknya, Gertie dan Phil. Well ia percaya ia adalah yatim piatu. Ia sebenarnya adalah anak dari orang yang ia ketahui sebagai kakek neneknya. Kakek neneknya memiliki gangguan mental dan memberitahu Arnold bahwa orangtua aslinya, yang usianya normal, mati dalam kecelakaan pesawat. Itu sama sekali tidak benar.

Karena Gertie dan Phil sudah tua saat mereka 'membuat' Arnold, ia lahir dengan beberapa keadaan. Salah satunya adalah hydrocephalus. Itulah kenapa kepalanya mempunyai bentuk yang aneh. Ada satu tipe hydrocephalus yang Arnold alami, kondisi tersebut disebut Arnold Chiari syndrome. Itulah alasan mengapa para pembuat kartun memanggilnya Arnold.

Gertie dan Phil sendiri mengalami gangguan mental. Hal ini terjadi karena usia mereka. Ini juga menjadi alasan mengapa Phil sering melakukan pelecehan seksual terhadap Arnold. Phil berkata kepada Arnold bahwa hal tersebut normal dilakukan oleh kakek nenek kepada cucunya.

Arnold sering diejek karena keanehan bentuk kepalnya. Ini adalah dimana kondisi Arnold yang lain muncul. Karena usia tua Gertie dan Phil, Arnold mengalami beberapa kondisi psikologi. Ini yang membuatnya melihat sesuatu yang seharusnya tidak ada. Karena ia sering di bully, ia kabur ke dunia imajinasi, dengan teman-teman khayalan. Itulah alasan mengapa karakter yang lainnya juga memiliki bentuk kepala yang aneh juga. Itu membuatnya merasa ia normal, dan tidak ada yang mengucilkannya karena kepalanya. Itu juga menjadi alasan mengapa Arnold percaya bahwa orangtuanya adalah kakek neneknya, dan bahwa orangtua kandungnya meninggal dalam kecelakaan pesawat. Kondisinya ini membuatnya percaya bahwa ini adalah nyata.

Tetapi kenyataan dibalik serial ini lebih buruk. Ini benar-benar terjadi. Serial ini bercerita tentang anak laki-laki miskin yang tinggal di New York. Ini semua berdasarkan kejadian nyata. Ketika pembuat kartun ini tersesat di New York, ia secara tidak sengaja pergi ke daerah kumuh. Saat itu sudah larut, jadi ia memutuskan untuk menginap di sebuah hotel. Kemudian ia melihat anak laki-laki berusia 9 tahun, anak dari dua orang yang terlalu tua untuk memiliki anak. Ia melihat anak tersebut memiliki gangguan mental dan ia percaya pada semua hal yang ia buat. Pembuat kartun tersebut memutuskan untuk berbicara dengan anak laki-laki tersebut. Ia merasa sangat kasihan kepada nak itu ketika ia tahu bahwa ia hanya memiliki teman khayalan dan ia bisa mati jika tidak mendapatkan perawatan medik secepatnya. Ia merasa bahwa ia harus melakukan sesuatu. Jadi ia bertanya pada anak itu apakah ia dapat menceritakan kisahnya, dan ia memastikan bahwa hidup anak tersebut akan menjadi lebih baik.

Tetapi ia tidak menepati janjinya. Ia seharusnya membuat program cerita sedih. Ia hanya mengambil keuntungan dari cerita tersebut. Semua kesengsaraan tersebut menjadi program anak yang sukses. Ia menjadi kaya dan tidak peduli terhadap kesusahan anak tersebut.

Ia tidak memberitahu siapapun tentang bagaimana ia mendapatkan ide tersebut. Ia tahu bahwa jika kebenarannya terungkap akan menjadi akhir baginya. Tidak ada yang akan mensuport program yang dibuat oleh seseorang yang menjadi kaya karena kesengsaraan orang lain. Rahasia itu terjaga selama beberapa tahun. Tetapi ketika semuanya terungkap oleh salah satu orang penting di Nickelodeon, acara tersebut langsung dihentikan.

Jadi sekarang kau tahu semuanya. Darimana ide itu muncul, apa yang terjadi dan mengapa dihentikan. Anak itu mungkin sudah meninggal sekarang, kita tidak bisa membantunya lagi. Tapi tolonglah, pastikan tidak ada lagi yang mengambil keuntungan dari kesengsaraan orang lain. Kita bisa membantu semua anak-anak malang di daerah terpencil itu, tetapi tidak dengan membuat program tentang mereka.



Surat dari Dokter Norwergia di Lautan Berdarah GAZA



Isi surat yang ditulis seorang Dokter Norwegia yang sedang berada di Gaza membuat kita dapat membayangkan betapa mengerikannya kondisi disana.

Berikut ini adalah isi surat yang ditulis oleh dokter Norwegia:

Sahabat tercinta,

Tadi malam sungguh ekstrim. “Invasi darat” di Gaza telah mengakibatkan puluhan orang cacat, hancur, berdarah, gemetar, sekarat – warga Palestina terluka, segala usia, semuanya warga sipil, semuanya orang yang tidak bersalah.

Para pahlawan di ambulans dan di seluruh rumah sakit Gaza bekerja dengan jam shift 12-24, wajah-wajah pucat akibat kelelahan dan beban kerja yang tidak manusiawi (tanpa pembayaran di rumah sakit Shifa selama 4 bulan terakhir), mereka merawat, mengobati, mencoba untuk memahami kekacauan yang tidak dapat dimengerti dari potongan-potongan tubuh manusia, anggota tubuh manusia, yang berjalan, yang tidak berjalan, yang bernapas, dan tidak bernapas, yang berdarah, dan yang tidak berdarah. Ya, MANUSIA!

Sekarang, mereka diperlakukan seperti binatang oleh “tentara paling bermoral di dunia” [“Israel”].

Respek saya yang tidak ada habisnya bagi mereka yang terluka, di tengah-tengah rasa sakit, kepedihan dan terguncang; kekaguman saya kepada para staf dan relawan ini tak ada habisnya, kedekatan saya dengan warga Palestina yang tabah memberi saya kekuatan, meskipun dalam sekilas saya ingin menjerit, memegang seseorang erat-erat, menangis, mencium kulit dan rambut anak yang berlumuran darah itu, melindungi diri kami dalam dekapan yang tak ada habisnya – tetapi kami tidak mampu untuk itu, begitu juga dengan mereka.

Wajah-wajah pucat pasi – Oh TIDAK! Tidak hanya puluhan tubuh-tubuh yang cacat dan berdarah, kami masih memiliki danau darah di lantai UGD, yang menetes ke mana-mana, perban berlumuran darah untuk membersihkan – oh petugas kebersihan, di mana-mana, dengan sigap menyekop darah dan membuang tisu, rambut, pakaian, Kanula – sisa dari kematian – semuanya telah dibersihkan … dipersiapkan lagi, diulangi lagi keseluruhan. Lebih dari 100 kasus datang ke rumah sakit Shifa dalam 24 jam terakhir. Memadai bagi sebuah rumah sakit besar yang sudah terlatih dengan segala sesuatu, tapi di sini – hampir tidak ada: tidak ada listrik, air, obat-obatan, ATAU meja, instrumen, monitor – semua berkarat dan seolah-olah baru diambil dari museum. Tapi pahlawan-pahlawan ini, mereka tidak mengeluh. Mereka menjalankan tugasnya, seperti pendekar, terus maju, dengan kesigapan yang luar biasa.

Dan ketika saya menulis surat ini kepada Anda, sendirian, di tempat tidur, air mataku mengalir, air mata dari kepedihan dan kesedihan, kemarahan dan ketakutan. Ini tidak mungkin terjadi!

Dan sekarang, orkestra dari mesin perang “Israel” mulai lagi menyanyikan simfoninya yang mengerikan. Baru-baru ini, salvos artileri dari kapal angkatan laut “Israel” menyusuri pantai Gaza, F16 yang menderu, drone yang memuakkan, dan pesawat tempur Apache yang bising, yang dibuat dan dibiayai oleh AS.

Obama – apakah Anda punya hati?

Saya mengundang Anda untuk menghabiskan satu malam, hanya satu malam, bersama kami di rumah sakit Shifa. Barangkali Anda bisa menyamar sebagai petugas kebersihan.

Saya yakin, 100%, hal itu akan mengubah sejarah.

Tak seorang pun dari mereka yang memiliki hati dan kekuatan yang bisa melewati satu malam di Shifa tanpa bertekad untuk mengakhiri pembantaian rakyat Palestina.

Tapi mereka yang tak berperasaan dan tak kenal ampun telah melakukan penghitungannya dan merencanakan serangan lain di Gaza.

Sungai darah akan tetap mengalir di malam-malam yang akan datang. Saya bisa mendengar mereka memainkan instrumen kematian.

Tolong. Berbuatlah apa yang Anda bisa. INI tidak bisa berlanjut !!

Mads Gilbert MD PhD,

Profesor Klinis dan Kepala Klinik Pengobatan Darurat di Rumah Sakit Universitas di North Norway.