Showing posts with label Taruhan bola. Show all posts
Showing posts with label Taruhan bola. Show all posts

Tuesday, November 10, 2015

Kolektor incar Uang 100 triliun

taruhan online – judi online – freebet

Uang adalah alat tukar yang dimiliki oleh setiap negara di dunia. Pernahkah terbayang, satu lembar uang kertas memiliki nilai 100.000.000.000.000 atau 100 triliun. Pecahan mata uang ini pernah beredar di Negara Zimbabwe.

Pemerintah Zimbabwe memutuskan untuk mengedarkan uang pecahan tersebut pada tahun 2008 lantaran hiperinflasi yang terjadi di negaranya dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Hiperinflasi yang terjadi menghancurkan nilai tukar dolar Zimbabwe.

Namun tingginya angka yang tertera di pecahan mata uang tersebut, menjadi incaran para kolektor, salah satunya, Puji Harsono. Kolektor uang asal Bandung ini memiliki koleksi uang pecahan 100 triliun dolar tersebut.

Menurut Puji meski nilai yang tertera dalam pecahan mata uang tersebut terbilang sangat tinggi, uang dengan nominal itu tidak bernilai apa-apa. Sebab uang senilai 100 triliun itu dicetak pemerintah Zimbabwe saat kurs mata uang negara tersebut anjlok.

"Tapi akhirnya turun karena hiperinflasi di sana. Kalau dirupiahkan hanya bernilai Rp Rp 4.000-4.500. Buat beli kopi aja ga cukup. ujar Puji kepada Merdeka.com, Senin (9/11).

Satu tahun sejak diedarkan, uang tersebut kembali ditarik dari peredaran oleh pemerintah Zimbabwe. Pemerintah setempat membuat kebijakan baru dengan menghilangkan 12 angka nol dari mata uang tersebut. Belakangan pemerintah setempat mulai menarik pecahan mata uang ini untuk kemudian diganti dengan pecahan mata uang baru. 1 trilun dollar Zimbabwe sama dengan 1 dolar Zimbabwe yang baru," katanya.

Puji mengaku mendapatkan koleksi tersebut dari sebuah acara lelang yang digelar di Hongkong pada tahun 2009. Selain pecahan mata uang nominal 100 triliun dollar Zimbabwe, Ia juga memiliki pecahan uang kertas dengan nominal 10 triliun, 20 triliun, dan 50 triliun dollar Zimbabwe. Dulu beli satu gepok. Kalau dirupiahkan harga satu lembarnya hanya Rp 15 ribu, pria yang juga Wakil Ketua Asosiasi Numismatika Indonesia (ANI) Jabar ini.

Menurut Puji koleksi uang tersebut saat ini justru sedang banyak diburu oleh para kolektor. Sebab keberadaanya mulai langka. Sekarang banyak yang cari justru. Dulu per lembar harganya hanya Rp 15 ribu sekarang bisa Rp 200 ribu, ungkapnya.



Saturday, October 17, 2015

Saling Tatap Mata 1 Menit di Australia



IBOSPORT.COM - Mungkin terdengar aneh, tetapi sejumlah orang tampak duduk saling berhadapan sambil menatap mata masing-masing. Kegiatan ini digelar di Perth, dan beberapa kota besar lain di Australia.

Kegiatan tersebut diharapkan mengembalikan hubungan antarmanusia di ruang publik.
Sekitar 100 orang duduk berhadapan di kawasan Forrest Place, Perth dan saling menatap satu sama lain. Kadang mereka tertawa, ada pula yang menangis, semua memiliki ekspresi berbeda.

Kegiatan ini digagas oleh Liberators International yang berbasis di kota Perth, yang sudah menggelar beberapa kegiatan yang menekankan hubungan dan interaksi sosial antarindividu.

Di antara para peserta yang hadir adalah Daisy Kermode dan Rati Richards. Mereka berdua saling memandang selama lebih dari 10 menit.

"Saya membayangkan cerita kehidupan dari balik bola matanya. Saya benar-benar merasa tenang. Saya tidak melihat kesedihan atau kemarahan, yang terlihat hanya kebahagiaan dan ketenangan. Sempat saya melihat air matanya menetes, dan kemudian mata saya pun ikut berkaca-kaca," ujar Daisy seperti dikutip dari Australia Plus, Jumat (16/10/2015).

Rati mengakui,  acara tersebut sangat bagus untuk berinteraksi dengan orang asing.
Kegiatan interaksi sosial tersebut pertama kali digagas oleh seniman asal Serbia, Marina Abramovic, yang mengajak orang asing melakukan kontak mata selama satu menit di ruang galeri kosong miliknya.

Kegiatan ini sudah dua kali digelar di Perth, sebelumnya juga pernah dilakukan kegiatan yang sama di London dan Berlin. Kegiatan menatap orang asing yang digelar hari Kamis 15 Oktober juga diadakan di 140 kota secara bersamaan.

"Ada banyak manfaat luar biasa saat kita melakukan kontak mata," jelas Peter Sharp dari Liberator International.

"Perbedaan antara individu mulai memudar dan masing-masing mendapatkan sensasi yang mendalam, seolah Anda pernah kenal lama orang tersebut," kata Sharp.

Salah satu peserta lainnya adalah Ashwani Jain, asal India yang baru pertama kalinya mengunjungi Perth. Ia duduk berhadapan dengan Ainslie Kounis.

"Ini adalah pengalaman yang baik bagiku," kata Jain.
Sementara bagi Kounis, aktivitas itu merupakan pengalaman uniknya bersama orang asing.

"Hanya melihat dari hati ke hati tanpa mengatakan apa-apa," jelas Kounis.
Kegiatan yang digagas Liberator Internasional seperti interaksi sosial demi kebaikan, sebagian lewat tarian, dirancang untuk memecahkan masalah yang dihadapi saat ini, saat orang tidak lagi saling berinteraksi.

Tujuan kegiatan menatap orang asing adalah jawaban untuk dunia modern, di mana informasi video, teks dan suara telah memenuhi ruang publik. Karenanya, keheningan menjadi kunci.

"Kami benar-benar menyukai kegiatan yang murni bahwa mereka tidak akan mengambil apapun dari orang lain," ujar Sharp.

"Kami hanya mencoba untuk menciptakan keheningan dan menghubungkan warga."
Menurutnya saat ini setiap individu begitu sibuk melakukan banyak hal secara sendiri-sendiri, sehingga tidak punya waktu untuk bertatapan dengan orang lain.